Dari Breeding hingga Market, Bimtek Fapet UGM Bongkar Strategi Ternak Modern

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) budi daya kambing dan domba pada Sabtu–Minggu (11–12/4). Kegiatan ini diikuti para peternak yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi peternakan berbasis komunitas.

Salah satu materi disampaikan oleh praktisi peternakan, Reza Rahardianto Arsyad, S.Pt., yang mengangkat topik “Strategi dan Peluang Peternakan Domba Kambing”. Dalam paparannya, Reza menekankan pentingnya menentukan tujuan beternak sejak awal, baik untuk breeding maupun fattening. Pada breeding, fokus diarahkan pada kualitas genetik, jarak beranak, litter size, mortalitas, hingga bobot lahir dan sapih. Sementara pada fattening, aspek yang diperhatikan meliputi kualitas bakalan, pertambahan bobot harian (ADG), efisiensi biaya, serta tingkat kematian ternak.

Ia juga menyoroti pentingnya manajemen pendukung yang baik, seperti pencatatan keuangan sederhana, penerapan standar operasional prosedur (SOP) kandang, serta strategi pemasaran baik secara offline maupun online. Pemanfaatan media sosial, jaringan komunitas, hingga promosi langsung dinilai menjadi kunci dalam memperluas pasar. Selain itu, sumber daya manusia juga perlu ditingkatkan, di mana tenaga kerja tidak hanya bertugas memberi pakan, tetapi juga mampu melakukan pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi masalah.

Reza juga memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi peternakan kambing dan domba saat ini, antara lain kenaikan harga pakan, menurunnya daya beli masyarakat, serta pergeseran tren konsumsi yang membuat daging kambing belum menjadi komoditas utama. Di sisi lain, faktor eksternal seperti kebijakan impor, dukungan pemerintah, hingga dinamika pasar global turut memengaruhi keberlangsungan usaha peternakan.

Dari sisi peluang pasar, komoditas kambing dan domba masih memiliki prospek yang luas, baik untuk pasar daging segar seperti warung sate dan katering, pasar frozen meat untuk hotel dan restoran, hingga kebutuhan khusus seperti aqiqah, kurban, dan ekspor.

Bimtek yang diadakan oleh Fapet UGM bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY ini diadakan pada bulan April-Mei. Bulan April diselenggarakan sebanyak 4 batch dan bulan Mei sebanyak 3 batch. Masing-masing batch diadakan selama 2 hari.

Para dosen Fapet yang dihadirkan menyajika beberapa topik pembelajaran dalam Bimtek, seperti budi daya makanan ternak, pengolahan limbah, manajemen recording, hingga analisis usaha pembibitan kambing dan domba.

 

Penulis: Satria

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses