Fakultas Peternakan (Fapet) UGM kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan jejaring global. Kali ini, Fapet UGM menjalin kerja sama dengan International College Maejo University melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung pada Senin, 27 April 2026 di Chiang Mai, Thailand.
Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kolaborasi internasional, khususnya di bidang penelitian bersama dan publikasi ilmiah. Kerja sama tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi langsung diimplementasikan melalui riset kolaboratif yang melibatkan para dosen dan peneliti dari kedua institusi.
Dekan Fapet UGM, Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menegaskan kerja sama ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan daya saing akademik di tingkat global.
“Kolaborasi ini bukan hanya memperluas jejaring internasional, tetapi juga menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah. Kami berharap hasil penelitian bersama ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu peternakan, khususnya dalam menjawab tantangan global seperti ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (30/4).
Salah satu bentuk nyata dari MoA ini, kata Budi Guntoro, adalah pelaksanaan penelitian bersama yang didukung oleh hibah IJRA EQUITY Universitas Gadjah Mada. Tim peneliti dari Fapet UGM terdiri dari Prof. Budi Guntoro dan Tian Jihadhan Wankar, Ph.D, sementara dari Maejo University diwakili oleh Dr. Prakash Bhuyar.
Melalui kerja sama ini, kedua institusi menargetkan sejumlah capaian strategis, di antaranya peningkatan jumlah dan kualitas publikasi ilmiah bereputasi, penguatan riset kolaboratif lintas negara, serta percepatan pertukaran pengetahuan dan keahlian antarpeneliti.
Selain itu, MoA ini juga menjadi bagian dari upaya internasionalisasi perguruan tinggi, khususnya dalam mendorong program riset unggulan yang tidak hanya berdampak secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi masyarakat.
Penulis: Satria
Foto: Istimewa